Sosialisasi Ujian Sekolah dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional

DIKPORA – Pemerintah kembali akan melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) pada tahun 2019. Sehubungan dengan hal tersebut, melalui surat edaran nomor 0101/SDAR/BSNP/XI/2018, BSNP menetapkan POS Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019. Penetapan POS tersebut dimuat dalam Keputusan BSNP Nomor 0048/P/BSNP/XI/2018 untuk POS USBN dan Nomor 0047/P/BSNP/XI/2018 untuk POS UN. POS USBN dan UN adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan USBN dan UN tahun 2019. Secara umum, kebijakan USBN dan UN tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan kebijakan tahun 2018. Perbedaan signifikan hanya terdapat pada jadwal pelaksanaan dan proyeksi jumlah peserta.

Dikutip dari laman resmi BSNP, Kepala BSNP menyampaikan “Waktu pelaksanaan UN 2019 sedikit bergeser ke depan dibandingkan tahun 2018. UN tahun 2018 dimulai pada bulan April, sedangkan UN tahun 2019 dimulai pada bulan Maret. Pergeseran ini karena menyesuaikan waktu puasa Ramadhan yang diproyeksikan mulai tanggal 5 Mei 2019” UN SMK/MAK tahun 2019 dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2019, sedangkan UN SMA/MA pada tanggal 1,2, 4, dan 8 April 2019. UN Program Paket C/Ulya pada tanggal 12-16 April 2019. UN SMP/MTs pada tanggal 22-25 April 2019, sedangakn UN Program Paket B/Wustha pada tanggal 10-13 Mei 2019.

Hal berbeda lainnya adalah pelaksanaan ujian di daerah terdampak gempa seperti Lombok dan Sulawesi. Kebijakan tenta g dua wilayah ini juga diatur dalam POS UN 2019. Ada kebijakan khusus untuk pelaksanaan UN di daerah terkena dampak gempa. Akan tetapi secara teknis, Direktorat terkait dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah dan akan terus berkoordinasi dengan penangggung jawab pelaksanaan ujian (Dinas Pendidikan) di daerah terdampak gempa.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara telah menyelenggarakan sosialisasi terkait dengan penyelenggaraan ujian dimaksud, termasuk penyelenggaraan ujian sekolah, terutama untuk jenjang pendidikan dasar (Sekolah Dasar). Kegiatan dilaksanakan pada pada tanggal 4-5 Maret 2019 bertempat di Aula Dinas DIKPORA. Menurut Kepala Dinas DIKPORA KLU (Dr. Fauzan, M.Pd), sosialisasi ini dilakukan agar semua pihak memahami dengan baik aturan yang ada dan kemudian dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan ujian sekolah maupun ujian nasional dengan harapan semua proses berjalan lancar dan berhasil gemilang. Sosialisasi dilakukan dengan menghadirkan semua kepala sekolah yang berada dalam lingkup Pemerintah Daerah Lombok Utara, guna menghindari persepsi yang berbeda tentang penyelenggaraan ujian.

Dijelaskan bahwa Ujian Sekolah yang kemudian familiar disingkat US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan terhadap standar kompetensi lulusan untuk mata pelajaran yang tidak diujikan dalam USBN dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan pada SD/MI/SDTK dan Program Paket A/Ula. Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang biasa disingkat USBN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. Sementara Ujian Nasional yang disingkat UN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan. Materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialiasi dapat dilihat dan dipelajari lebih lanjut di sini.Informasi lengkap tentang UN dan USBN dapat ditelusuri pada laman ini.

Semoga kegiatan dapat berjalan lancar dan berhasil dengan baik untuk generasi Lombok Utara.

#FF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *