Penyelenggaraan FLS2N Tingkat SD Tahun 2019 di Lombok Utara

DIKPORA – Pembangunan pendidikan tidak hanya berorientasi pada penyiapan tenaga kerja, tetapi juga harus mampu menumbuhkan seluruh potensi kecerdasan manusia. Tujuannya adalah agar seluruh potensi tersebut berkembang secara optimal dan bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat dan pembangunan nasional. Termasuk pembangunan karakter dan jati diri bangsa.

 

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengantarkan manusia ke era kompetisi global di berbagai bidang kehidupan. Hal inilah yang menuntut bangsa ini agar segera berbenah diri dan menyusun langkah nyata demi menyongsong masa depan yang lebih baik. Langkah utama yang harus dipikirkan bersama adalah menyiapkan sumber daya manusia (dalam hal ini peserta didik) agar berkarakter kuat, tahan uji serta memiliki keunggulan di bidangnya masing-masing. Upaya tersebut harus ditempuh dengan mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada peserta didik dengan kecakapan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, paradigma pendidikan yang berupa peningkatan daya pikir kritis, budi pekerti, kreativitas, pengetahuan dan keterampilan diperlukan dalam setiap langkah pengembangan potensi peserta didik. Indikator utama yang dapat dijadikan parameter untuk memahami pengembangan potensi ini adalah makin meningkatnya kegiatan apresiasi seni dan tradisi berliterasi, kuatnya spiritulitas, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan serta keterampilan peserta didik.

 

Barisan kalimat konstruktif ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara (Dr. Fauzan, M.Pd) pada moment Pembukaan event FLS2N tingkat Sekolah Dasar Se-Kabupaten Lombok Utara Tahun 2019, 19 Maret 2019 kemarin. Event ini diharapkan mampu membidani lahirnya generasi unggul melalui kegiatan pentas seni dan sastra. Secara khusus, event FLS2N ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas peserta didik dalam bidang seni dan sastra. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menulis sebagai sarana pengungkapan pikiran dan perasaan secara estetis. Kecintaan peserta didik terhadap seni, bahasa dan sastra akan terbina untuk membangun karakter, jari diri dan kebanggaan nasional, serta memotivasi peserta didik dalam meningkatkan budaya baca dan tulis sejak dini. Disamping itu, ajang ini sekaligus sebagai ruang bagi peserta didik untuk dapat lebih menghargai dan memperkenalkan kearifan lokal serta mendorong semangat kebersamaan dalam keberagaman.

 

Lebih lanjut, disampaikan bahwa penyelenggaraan event ini merupakan sarana  bagi peserta didik untuk menumbuhkan budaya litersi sejak dini, serta dapat menyalurkan bakat dan kemampuan yang mereka miliki terutama dalam bidang sastra dan seni. Peserta didik diharapkan akan termotivasi untuk menggemari sastra sejak dini dan dapat memunculkan sastrawan baru yang mengharumkan daerah di tingkat nasional. Kegiatan ini akan dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Bangsa Indonesia umumnya dan Kabupaten Lombok Utara khususnya mampu bersaing di berbagai ajang kejuaraan di masa depan dalam berbagai bidang, khsususnya bidang sastra dan seni.

 

Festival dan lomba yang digelar khusus untuk siswa yang sedang menempuh pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar ini meliputi lima bidang lomba yaitu lomba menulis cerpen, lomba baca puisi, lomba cipta pantun, lomba cipta syair dan lomba mendongeng.

 

Semoga peserta dapat mengikuti semua tahapan kegiatan dengan baik … 

#FF, 200319#

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *