Peningkatan Mutu PTK Melalui Pembinaan KKG

DIKPORA – Pembukaan kegiatan Kelompok Kerja Guru TK dan SD se-Kabupaten Lombok Utara. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan Kursus Bahasa Inggris Ant System, yang diikuti 200 kepala SD Dan TK, suatu metode belajar Bahasa Inggris singkat yang pernah diterapkan di 26 sekolah di Cilacap. Pemanfaatan metode ini dengan maksimal, telah sukses menjadikan sekolah-sekolah di Cilacap tersebut sebagai sekolah yang menerapkan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar kedua setelah Bahasa Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dr. Fauzan, M.Pd) menyampaikan harapan agar kegiatan yang dilaksanakan membawa manfaat yang besar untuk Lombok Utara, yang dikenal sebagai daerah yang kaya dengan potensi destinasi pariwisata. Diharapkan juga agar kegiatan tersebut membawa manfaat yang sebesar-besarnya untuk para siswa di Lombok Utara. Pengembangan sumber daya manusia pendidik, khususnya pengembangan profesional guru, merupakan usaha mempersiapkan guru agar memiliki berbagai wawasan, pengetahuan, keterampilan dan memberikan rasa percaya diri untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai petugas profesional. Pengembangan atau peningkatan kemampuan profesional harus bertolak pada kebutuhan atau permasalahan nyata yang dihadapi oleh guru, agar bermakna.

 

Dijelaskan juga oleh Kepala Dinas bahwa dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, mempersyaratkan guru untuk memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4, memiliki kompetensi sebagai agen pembelajaran yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional serta memiliki sertifikat pendidik. Berlakunya Undang-undang ini diharap memberi suatu kesempatan tepat bagi guru untuk meningkatkan profesionalismenya melalui pelatihan, penulisan karya ilmiah atau kegiatan lain yang diarahkan untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan. Berbagai kegiatan dimaksud dapat dilakukan PTK secara mandiri melalui pertemuan di Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk PAUD-SD dan pertemuan di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk jenjang SMP, mengingat wadah ini dijadikan sebagai tempat melakukan pertemuan bagi guru kelas atau guru mata pelajaran sejenis. Dengan demikian KKG dan MGMP memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan profesional guru.

 

Berkaitan dengan peran forum pertemuan guru di KKG atau MGMP yang sangat strategis untuk peningkatan kompetensi guru dan kinerja guru, maka pembinaan yang intens melalui pemberdayaan terhadap KKG merupakan hal mendesak yang harus segera dilakukan. Untuk maksud itu, banyak hal yang sudah dilakukan antara lain melalui berbagai pelatihan instruktur, peningkatan sarana dan prasarana dan peningkatan mutu manajemen KKG. Sampai saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa KKG yang belum menunjukkan peningkatan kinerja yang berarti dan dikelalo tidak berdasarkan standar pengembangan KKG-MGMP. Masih ada yang lalai terhadap legal standing, progam dan pelaksanaan kegiatan KKG. Sementara pada bagian yang lain ada sebagian KKG yang memiliki peningkatan kinerja cukup menggembirakan. Variasi kondisi cenderung merupakan akibat lain dari minimnya petunjuk yang dapat digunakan sebagai acuan bagi guru dan pengurus KKG dalam melakukan aktivitas kelompok kerja atau musyawarah kerja serta belum intensifnya program pendampingan yang dilaksanakan instruktur terhadap guru sebagai tindak lanjut pelaksanaan kegiatan KKG. Adanya pembinaan ini dimaksudkan untuk meminimalisir kesenjangan mutu PTK yang dapat diupayakan melalui peningkatan kinerja KKG.

 

Banyak hal positif yang dapat diperoleh PTK dengan intens mengikuti kegiatan KKG. Dengan lebih terstrukturnya kegiatan guru yang dilakukan di KKG diharap dapat diperhitungkan ekuivalensinya dengan satuan kredit semester (SKS) bagi guru yang akan melanjutkan ke jenjang S1 atau pemberian angka kredit bagi guru untuk mengajukan kenaikan kepangkatan. Berdasarkan hal tersebut, penyelenggaraan KKG perlu direvitalisasi agar pelaksanaan kegiatan lebih terstruktur. Hal yang sama juga tentu berlaku di Kabupaten Lombok Utara. Pembinaan terhadap KKG-MGMP mutlak diperlukan, disamping dengan maksud di atas juga sebagai salah satu upaya pengembangan kualitas dan kinerja guru. Semoga …..

 

#FF#

3 Replies to “Peningkatan Mutu PTK Melalui Pembinaan KKG”

    1. Terima kasih tanggapannya. Semoga kami terus dapat berbenah untuk pendidikan di Kabupaten Lombok Utara yang lebih baik. Tentu kerjasama konstruktif dari semua pihak sangat kami butuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *