PENCAIRAN BOSDA LOMBOK UTARA

 

DIKPORA KLU – BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) yang bersumber dari APBD Lombok Utara kembali dicairkan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui DIKPORA (Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga), dalam bentuk berupa pemberian insentif kepada pendidik dan tenaga kependidikan nonPNS. Pendidik dan tenaga kependidikan nonPNS dimaksud meliputi GTT (guru Tidak Tetap), PTT (Pegawai Tidak Tetap) eks K2 untuk jenjang pendidikan PAUD baik itu TK maupun RA, Sekolah Dasar (SD dan MI), Sekolah Menangah Pertama (SMP dan MTs) serta untuk Operator Sekolah.

 

Oleh karena itu, kepada semua pendidik dan tenaga kependidikan dengan kategori di atas dan sudah dinyatakan memenuhi syarat diharap kehadirannya di Kantor Dinas DIKPORA KLU, sesuai jadwal yang termuat pada Surat Edaran DIKPORA KLU Perihal Pencairan BOSDA dengan Nomor 424/494/05/DIKPORA/2021.

 

Adapun jadwal dimaksud, sebagai berikut:

  1. Rabu, 7 Juli 2021 untuk kategori Operator Sekolah dan PTT SD dan SMP mulai dari pukul 14.00-16.00 WITA.
  2. Kamis, 8 Juli 2021 untuk kategori GTT PAUD/TK?RA dan eks K2 mulai dari pukul 10.00-16.00 WITA.
  3. Jum’at, 9 Juli 2021 untuk kategori pendidik SD dan MI mulai dari pukul 14.00-16.00 WITA.
  4. sabtu, 10 Juli 2021 untuk kategori pendidik SMP dan MTs mulai dari 14.00-16.00 WITA

Guna memperlancar proses tersebut, kepada para penerima BOSDA diharapkan agar memperhatikan beberapa hal berikut.

  1. Realisasi BOSDA yang akan diperoleh untuk tahun 2021 ini sebanyak 6 bulan (dari Bulan Januari-Juni), sisa 2 bulan. Adapun persyaratan yang harus dibawa (a) daftar Hadir Bulan Mei-Juni 2021/dengan stempel basah; (b) SK Pembagian Tugas; (c) Surat Keterangan Aktif Mengajar (kolektif dengan materai Rp.10.000); (d) Foto copy KTP dan (e) berkas dijilid rangkap satu.
  2. Realisasi Anggaran untuk Operator Sekolah hanya 5 bulan (Januari -Mei), dengan persyaratan mengisi form yang sudah dikirimkan melalui WA Group Operator sekolah dan melampirkan Foto Copy KTP.

Kepala Dinas DIKPORA Lombok Utara Dr. Fauzan, M.Pd. mengharapkan agar pembagian insentif ini dapat lebih memotivasi pendidik dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di sekolah. Dengan demikian pendidikan di Kabupaten Lombok Utara dapat diharapkan lebih berkualitas lagi di masa mendatang dengan kemampuan mencetak generasi yang cerdas secara kaffah. Aamiin Allahumma Aamiin.

*****

 

CamScanner-07-06-2021-11.51

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *