PEMBINAAN ORGANISASI KEPEMUDAAN LOMBOK UTARA

DIKPORA – Ketika nasionalisme sudah muncul dari kepribadian pemuda Indonesia maka empat pilar kebangsaan yaitu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, saling menghargai keragaman bangsa Indonesia sebagaimana semboyan Bhinekka Tunggal Ika, bersikap patriotik dengan berlandaskan nilai Pancasila dan senantiasa berpegang teguh kepada UUD 1945 dapat berdiri kokoh dan Indonesia akan menjadi negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Itu  semua dapat terwujudkan melalui pemuda yang aktif dan bergerak dalam organisasi kepemudaan. Kedudukan organisasi kepemudaan sangat penting sebagai wadah berhimpunnya pemuda dalam upaya melaksanakaan kerja organisasi untuk mendukung cita-cita terbentuknya negara Indonesia yang adil, makmur, sejahtera lahir dan batin. Peran organisasi kepemudaan dalam memberikan pemahaman dan implementasi wawasan nusantara dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari yang mencakup kehidupan politik, sosial, ekonomi, pertahanan dan keamanan. Dalam realitasnya, para pemuda dalam organisasi kepemudaan dapat mendorong pemuda pada khususnya dan masyarakat pada umumnya agar menciptakan demokrasi politik yang sehat, kemandirian ekonomi yang menguntungkan kehidupan rakyat Indonesia, mengutamakan kehidupan sosial-budaya yang sesuai kearifan lokal, serta berperan aktif menjaga keutuhan bangsa Indonesia terhadap segala ancaman di laut, darat dan udara.

 

Kalimat konstruktif yang bernada harapan tersebut disampaikan oleh Bapak Dr. Fauzan, M.Pd., Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara pada kesempatan membuka kegiatan Pembinaan Organisasi Kepemudaan se-Kabupaten Lombok Utara di Aula Dinas Dikpora pada hari ini (Sabtu, 4 Mei 2019). Lebih lanjut dijelaskan oleh Kepala Dinas bahwa sesungguhnya organisasi kepemudaan merupakan wadah berhimpun para pemuda yang berkumpul disebabkan adanya persamaan profesi, ikatan primordialisme, keagamaan dan lainnya. Organisasi itu tumbuh dan berkemban sebagai lembaga formal dengan mengutamakan kesadaran dan tanggung jawab sosial dengan semangat dari, oleh dan untuk pemuda. Kegiatannya sangat beragam baik bersifat politik, ekonomi, sosial dan budaya yang melibatkan khususnya kalangan pemuda dan masyarakat secara umum tergantung orientasi lembaga yang didirikan dan disepakai oleh para pemuda. Para pemuda cenderung merupakan elemen masyarakat yang bergerak secara kreatif, dinamis, visioner, inovatif dan produktif sehingga diperlukan pembinaan agar potensinya dapat berkembang dan bermanfaat secara luas untuk kemajuan bangsa dan negara.

 

Secara umum organisasi kepemudaan mempunyai beberapa tujuan yaitu mengajak setiap pemuda untuk bersatu berdasarkan kesamaan tujuan, memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengembangkan potensi pemuda sehingga pola pikir dan kepekaan mereka terhadap lingkungan sekitarnya dapat berjalan baik, melatih dan mempersiapkan skill pemuda sehingga mampu memenangkan dirinya dalam persaingan global dan memberikan masukan maupun kritik atas kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat Indonesia. Sementara secara khusus, berdasarkan kesamaan pandangan dalam mendirikan organisasi, maka setiap organisasi kepemudaan memiliki tujuan khusus seperti memajukan dan membesarkan nama organisasi melalui berbagai kegiatan yang eksistensinya dapat dirasakan pemuda dan masyarakat luas, mengutamakan keadilan dan kesejahteraan anggota organisasi, mendapatkan pengakuan pemerintah dan masyarakat sebagai organisasi legal-formal dan mengadakan kegiatan yang sesuai dengan …isi dan misi organisasi. Dengan adanya organisasi kepemudaan, maka diharapkan pemuda dapat berkomunikasi dan berperan aktif mendorong persatuan dan kesatuan bangsa. Bagaimanapun pemuda adalah bagian dari masyarakat yang potensinya dapat bermanfaat dalam mendukung kepentingan nasional. Beberapa potensi pemuda seperti kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan harus mendapatkan pembinaan, pemberdayaan dan pengembangan yang tepat dalam rangka persiapan diri sebelum hidup di tengah masyarakat kelak.

 

Langkah strategis yang diupayakan untuk mengembangkan kapasitas pemuda di Kabupaten Lombok Utara, telah dilakukan melalui banyak cara termasuk memberikan pelatihan teknis yang terkait dengan peningkatan keterampilan pemuda agar dapat dikembangkan. Pelatihan peningkatan kapasitas ini dilakukan dengan pendekatan kelompok dan juga perorangan. Beberapa waktu lalu telah dilakukan peningkatan skill dalam hal percetakan, pembuatan closet, sound engineering dan beberapa kegiatan lain yang khusus dilakukan untuk pemudi (perempuan). Diharapkan pembinaan terus dapat dilakukan baik dalam konteks perubahan pola pikir (ke arah kontrukstif) maupun untuk pengembangan skill para pemuda Lombok Utara.

 

Salah satu arahan yang disampaikan Kepala Dinas Dikpora pada kesempatan tersebut adalah peningkatan kualitas penataan kelembagaan untuk organisasi pemuda yang ada. Mulai dari legal standing organisasi (jika memang dibutuhkan) dan tentunya yang terkait dengan rencana pengembangan organisasi yang diharapkan sesuai kesepakatan pada rapat anggota. Kelengkapan dalam hal ini akan membuat arah gerakan dalam organisasi lebih terfokus, tepat sasaran dan dapat diukur dengan baik tingkat keberhasilannya. Untuk pengurus dan anggota dalam organisasi agar tidak dimonopoli oleh para pemuda (laki-laki), tetapi juga memberi peluang kepada pemudi (perempuan) untuk dapat berperan sama dalam membangun organisasi secara proporsional. Semoga pemuda dan pemudi Lombok Utara tumbuh dan berkembang menjadi generasi maju yang berkualitas dan berperan aktif dalam setiap elemen pembangunan di Lombok Utara. Semoga…

 

## FF ##

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *