Memorandum of Understanding Pemda Lombok Utara-Trengganu

DIKPORA – Selama beberapa hari 25 orang anggota rombongn dari negara bagian Trengganu-Malaysia berkunjung ke Lombok Utara. Ikut serta dalam rombongan yang dikemas dalam kunjungan kerja tersebut beberapa orang menteri dan pengusaha dari Kerajaan Trengganu dengan tujuan utama untuk menjalin kerjasama. Kunjungan kerja ini juga sekaligus merupakan kunjungan balasan dari Kerajaan Trengganu kepada Pemerintah Daerah Lombok Utara yang sebelumnya pernah melakukan kunjungan serupa ke Kerajaan Trengganu. Tanggapan umum dari delegasi tamu menyatakan bahwa mereka puas dengan hasil kunjungan yang dilakukan selama beberapa hari di Kabupaten Lombok Utara. Para utusan sudah melihat secara langsung berbagai potensi yang dapat dikembangkan dan dijadikan sebagai landas kerjasasma. Atas dasar ketersediaan resource yang potensial tersebut, pemerintah Kerajaan Trengganu sepakat dan bertekad untuk membangun kerjasama dengan Pemerintah Daerah Lombok Utara.

Bertempat di Hotel Amarsvati, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat-Indonesia dan Kerajaan Negeri Trengganu, Malaysia melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah awal dalam membuat perjanjian kerjasama yang lebih mengikat antara dua belah pihak. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh pejabat dari dua pihak termasuk Wakil Bupati Lombok Utara Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin, SH. MH., Ketua DPRD Lombok Utara H. Burhan M. Nur, SH, Para Asisten, Kepala OPD Lingkup Pemda Lombok Utara dan tamu perwakilan dari Kerajaan Negeri Terengganu. MoU yang ditandatangani meliputi bidang perdagangan, pariwisata, tenaga keperawatan dan pendidikan.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama yang dilakukan antara Trengganu dengan Lombok Utara merupakan kerjasama dalam suatu ikatan persaudaraan. “Mari kita bekerja sama, komunikasi tetap bagus dan ada proses yang terus saling memenuhi kebutuhan kita. Harapan kami kedepan, apa yang sudah dirintis ini, kita lanjutkan,” tutur Bupati. Harapannya, semoga apa yang diupayakan bersama antara Kerajaan Trengganu-Pemerintah Daerah Lombok Utara dapat segera direalisasikan dan berdampak positif untuk peningktan kesejahteraan masyarakat kedua belah pihak.

Guna menyikapi perjanjian kerja sama tersebut, Pemerintah Daerah Lombok Utara pun tidak mau mengulur waktu. Rekrutmen tenaga kerja sudah dipersiapkan sehingga nanti TKI yang bekerja di sana (Malaysia) mempunyai keterampilan khusus. “Kita bina kerja sama agar tetap ada kehangatan di dalamnya dan komunikasi tak terputus sampai di sini. Kami dari Lombok Utara sudah berikhtiar, menyambut dan melayani dato’-dato’. Sebagai manusia tentu ada kekurangan, untuk itu atas nama Pemerintah Daerah Lombok Utara kami minta maaf,” pungkas Bupati mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Dato’ Tengku Hassan Tengku Omar dalam pemaparannya menyampaikan bahwa sesungguhnya banyak persamaan (perjanjian-perjanjian) yang perlu dilakukan untuk kemudian ditindaklanjuti bersama sebagai wujud jalinan persahabatan. Dengan keyakinan penuh disampaikan harapannya agar Kabupaten Lombok Utara beserta seluruh masyarakat dapat bangkis secepatnya. “Insya Allah Lombok Utara bisa bangkit,” tutur Menteri Daerah Perdagangan dan Industri Kerajaan Negeri Terengganu itu. “Kami datang ke sini, untuk hal-hal baru, izinkan kami sekali lagi menyampaikan simpati yang mendalam. Akibat ujian, kami berpusing-pusing (berjalan-jalan memutar) melihat reruntuhan,” ujarnya usai melakukan tinjauan lapangan beberapa hari kemarin. Pihaknya berpikir bagaimana nanti sedapat mungkin akan terus membantu Lombok Utara untuk bangkit.

Semoga ….

#FF

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *