KADIS DIKPORA Melepas Wakil Lombok Utara di OSN Tingkat Provinsi NTB

DIKPORA – Hari Rabu, tanggal 27 Maret 2019 berkesempatan hadir untuk melepas peserta didik untuk mewakili Kabupaten Lombok Utara pada ajang Olimpiade Sains Nasional di tingkat Propinsi Nusa Tenggara Barat. Peserta didik yang akan mewakili Kabupaten Lombok Utara pada pagelaran OSN tahun ini berasal dari SD Negeri 2 Pemenang Barat, SD Negeri 3 Pemenang Barat dan dari SD Negeri 2 Sesait. Pada kesempatan terebut, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dr. Fauzan, M.Pd) menyampaikan bahwa OSN atau Olimpade Sains Nasional merupakan ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para peserta didik pada jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA di seluruh Indonesia. Peserta didik yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional di tingkat provinisi adalah mereka yang sudah melewati tahap seleksi dan dinyatakan lolos pada tingkat kabupaten. Dan tentunya mereka adalah peserta didik dengan hasil seleksi terbaik di daerah masing-masing. Untuk jenjang Sekolah Dasar bidang yang dilombakan adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

 

Peserta yang lolos seleksi pada Olimpiade Sains tingkat provinsi, akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Olimpiade Sains Nasional diadakan sekali dalam satu tahun di kota yang berbeda pada wilayah Indonesia. Pelaksanaan OSN XVII tahun 2018, diadakan di Padang, Sumatera Barat. Kepala Dinas berharap agar peserta didik terbaik NTB yang akan membawa nama NTB ke ajang OSN tingkat Nasional berasal dari Kabupaten Lombok Utara. Harapan ini tidak berlebihan, tandas Kepala Dinas, mengingat sudah banyaknya bukti yang menguatkan bahwa generasi Kabupaten Lombok Utara memang generasi berkualitas yang sanggup membawa harum nama daerah dalam berbagai ajang tingkat nasional dan internasional. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang nantinya akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada olimpiade tingkat internasional.

 

Untuk dapat masuk menjadi peserta dalam ajang OSN maka peserta didik harus mengikuti proses atau metode seleksi Olimpiade Sains Nasional tergantung dari jumlah (kuota) peserta setiap tahunnya. Setiap tingkat memiliki jumlah peserta yang berbeda-beda tiap tahunnya. Secara umum tingkatan seleksi OSN dilaksanakan melalui tahapan seleksi di tingkat kecamatan-provinsi. Seleksi peserta Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kecamatan (khusus untuk SD) dilakukan untuk melakukan seleksi peserta untuk mewakili kecamatan di tingkat kabupaten/kota. Seleksi dilakukan oleh UPT Dinas Pendidikan Kecamatan. Jumlah siswa yang dipilih untuk mewakili disesuaikan dengan kebutuhan kabupaten/kota. Peserta yang dinyatakan lolos ditingkat kecamatan akan mengikuti seleksi peserta Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kota/Kabupaten untuk memilih peserta yang akan mewakili kabupaten ke tingkat provinsi. Seleksi dapat dilakukan Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten maupun Dinas Pendidikan Provinsi, umumnya dipilih 3 siswa/kabupaten (untuk seleksi yang dilakukan kota/kabupaten) atau siswa yang berjumlah 3 kali jumlah kabupaten (untuk seleksi yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi). Sedangkan untuk seleksi peserta Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi dilakukan untuk penyeleksian peserta guna mewakili ke tingkat nasional. Seleksi untuk tingkat SD dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan dipilih 3 siswa/mapel/provinsi untuk mewakili provinsi tersebut ke tingkat nasional. Seleksi untuk tingkat SMP dan SMA dilakukan oleh panitia pusat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memilih siswa sejumlah kuota/passing grade untuk masing-masing bidang mata pelajaran. Sedangkan untuk peserta Olimpiade Sains Nasional dilaksanakan dengan peserta menurut passing grade yang telah ditentukan oleh Kemdikbud. Di tingkat nasional ini diperebutkan 30 medali; 5 emas, 10 perak dan 15 perunggu.

 

Kepada seluruh peserta yang mewakili Kabupaten Lombok Utara, Bapak Dr. Fauzan, M.Pd. berpesan “Selamat berlomba, semoga anak-anak ku sukses membawa nama Lombok Utara di Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Barat”. Aamiin …

 

 

#FF#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *