BUPATI LOMBOK UTARA, BUPATI INOVATIF 2019

DIKPORA – Bulan Agustus di Tahun 2019 ini menjadi bulan penuh hikmah bagi Kabupaten Lombok Utara. Beruntun peristiwa penting dengan sejumlah penghargaan bergengsi diterima dalam nuansa perayaan Hari  Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74. Menyusul penghargaan sebelumnya yang diterima sebagai Kabupaten dengan tingkat partisipasi yang sangat baik dalam mendukung moderasi beragama dan penguatan fungsi penyuluh agama (tanggal 21 Agustus 2019), tanggal 22 Agustus 2019 akan tercatat sebagai moment bersejarah bagi Kabupaten Lombok Utara secara umum. Pada tanggal tersebut Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menerima penghargaan bergengsi yang disematkan kepadanya sebagai Bupati INOVATIF. Penghargaan diraih karena dianggap telah berhasil membangun Lombok Utara dengan banyak upaya inovatif guna akselarsi pembangunan. Inovasi fundamental yang dilakukan berdasarkan parameter penilai adalah dalam kontes pelayanan dasar meliputi bidang kependudukan, pendidikan dan kesehatan.

 

Tidak dapat dipungkiri bahwa kabupaten dengan usia termuda di wilayah Nusa Tenggara Barat ini telah melakukan banyak inovasi penting. Di Bidang Pendidikan, melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga telah dilakukan serangkaian upaya sebagai wujud nyata akselerasi peningkatan kualitas pendidikan. SABER DO merupakan gerakan untuk sapu bersih angka droup out untuk anak usia sekolah. Untuk gerakan ini, pemerintah daerah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk memberikan beasiswa retrieval kepada siswa yang rentan putus sekolah, bantuan biaya pendidikan untuk siswa yang berasal dari kalangan ekonomi lemah. Termasuk juga memberikan bantuan alat pendidikan bagi siswa baru. Upaya konstruktif ini didukung oleh sebuah gerakan yaitu Gerakan Orang Tua Asuh. Dengan tujuan yang tidak jauh berbeda, pemerintah Daerah Lombok Utara juga mencanangkan Program Pendidikan Berkeadailan untuk membumikan hasrat dalam Undang-Undang Republik Indonesia tentang hak yang sama bagi warga negara untuk mendapat pendidikan yang layak (education for all). Upaya memajukan pendidikan ini juga didukung dengan GKKP (Gerakan Kembali ke Khittah Pendidikan) yang digagas untuk mendorong tumbuhkembang generasi Lombok Utara menjadi generasi yang unggul dalam berbagai perspektif positif.

 

Perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan tidak selesai pada jenjang pendidikan dasar, tetapi menyasar seluruh jenjang pendidikan. Pemerintah daerah juga menyediakan beasiswa (bantuan pendidikan) bagi mahasiswa asal Lombok Utara yang berprestasi meliputi jenjang S1, S2 dan S3 di berbagai perguruan tinggi. Untuk masyarakat yang berkehendak melanjutkan pendidikan di lingkup wilayah Lombok Utara dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi vokasi Kabupaten Lombok Utara. Agar capaian ini menjadi lebih maksimal, pihak Pemerintah Daerah secara mandiri maupun diwakili oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga telah menjalin kemitraan dalam bidang pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri.

 

Sementara inovasi di bidang Kesehatan, difokuskan untuk menurunkan angka gizi buruk dan gizi kurang. Anak Lombok Utara yang terindikasi menderita gizi buruk dan gizi kurang (tahun 2018 berdasarkan pemetaan sebanyak 30 orang) dijemput untuk diberikan treatment perbaikan gizi. Upaya ini lebih dikenal dengan sebutan SABER GEBUK (sapu bersih gizi buruk). Berbagai upaya dilakukan dengan kesadaran bahwa bidang kesehatan merupakan salah satu simpul dari rangkaian penting upaya meningkatkan kualitas masyarakat.

 

Kolaborasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Lombok Utara berhasil dengan terobosan kelengkapan Administrasi Kependudukan, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga di atas rata-rata nasional. Setiap anak yang lahir di Kabupaten Lombok Utara dibuatkan Akta Kelahiran langsung dan dapat dibawa pulang begitu ibu dinyatakan sehat dan boleh pulang. Di samping itu, PUSKESMAS Bayan juga mendapat predikat sebagai Puskesmas dengan pelayanan terbaik di wilayah Nusa Tenggara Barat.

 

Banyak upaya lain yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Lombok Utara dalam upaya percepatan pembangunan secara umum. Di sisi lain, Lombok Utara juga masih harus berjibaku dengan sekian tugas penting untuk percepatan proses pemulihan pascabencana. Semoga semua upaya yang dilakukan berdampak positif untuk seluruh masyarakat. Mari bersama bangkit dan bangun kembali.

 

#FF#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *